Blogger Tricks

MATANYA

Friday, February 23, 2007

Game: Perkenalan


12:50 PM |

Dalam sebuah pelatihan, sesi perkenalan merupakan sesi awal yang kelihatannya sederhana, namun sesungguhnya keberhasilan mengolah sesi ini sangat berpengaruh pada keberhasilan sebuah pelatihan. Berikut beberapa game yang bisa membantu membuat sesi perkenalan menjadi lebih enjoy

pertama: Siapa Dia ?
Petunjuk :
1. Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran
2. Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (tidak boleh lebih dari 6 kata), misal: Nama saya Retno, fakultas ekonomi. Nama saya Rachman, dari STIE.
3. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama, baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri, misal : teman saya Retno, fakultas ekonomi, saya Mika, STIMIK
4. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri, demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.
5. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya, maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama anda?’ atau ‘siapa nama anda dan apa yang anda katakan tadi?’


KEDUA: Kisah Angka Angka
Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan.
Langkah-Langkah :
1. Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis)
2. Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik, jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya utntuk menyahut ‘ya’!, atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa.
3. Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar–benar mengingat nomor urutnya masing–masing.
4. Setelah yakin, jelaskan bahwa anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka–angka. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras–keras kepada seluruh peserta lain. Jika terlambat 3 detik, peserta dikenakan hukuman ramai–ramai oleh peserta lain.
5. Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?, jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.
6. Mulai bercerita, misalnya : saudara–saudara, latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu, tapi karena beberapa hal, barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian dipersiapkan oleh delapan orang panitia ……….. dst. Atau cerita lain yang anda karang sendiri pada saat itu (yang penting, dalam cerita itu ada disebutkan angka–angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit).
7. Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia)
8. Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan, termasuk perasaan–persaan peserta sendiri.
9. Simpulkan


KETIGA: Mencari Jodoh
Petunjuk :
1. Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan , misal : Bersama Membangun Kepedulian. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta, kalau peserta 20 orang, harus disediakan 10 kalimat.
2. Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas, satu kertas berisi kalimat Bersama Membangun dan satu kertas berisi kata Kepedulian.
3. Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi.
4. Bagikan kertas–kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil, satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri)
5. Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing–masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap.
6. Minta peserta untuk mencari pasangannya masing–masing agar kalimat itu menjadi lengkap.
7. Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut.
8. Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain.


KEEMPAT: Berdirilah Jika …………
Petunjuk :
1. Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran, lalu pemandu berdiri di tengah.
2. Jalaskan kepada peserta bentuk permainannya, yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat, peserta menyimak kalimat, peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya; misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang….. “; “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. “ dsb.
3. Ucapkan kalimat–kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri), contoh–contoh kalimat misalnya :
@ Saya adalah anak pertama
@ Saya lahir di pedesaan
@ Saya lahir di kota besar
@ Saya memiliki hobby membaca, dsb
4. Setelah selesai, minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama, asal, dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat.


KELIMA: Adu Panjang, Besar dan Tinggi
Permainan ini bermanfaat untuk membuat suasana menjadi segar dan menumbuhkan semangat baru.
Langkah–Langkah
1. Ajaklah semua peserta berdiri dan minta mereka membagi diri menjadi 2 – 3 kelompok.
2. Susunlah 3 kelompok itu secara berjajar. Lalu jelaskan bahwa 3 kelompok itu akan berlomba satu sama lainnya untuk masing-masing perintah dari wasitnya (berperan sebagai wasit adalah pemandu atau salah seorang peserta).
3. Setelah semua menyiapkan kelompoknya masing–masing, segera mulai permainan. Misalnya:
@ Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang tanpa terputus
@ Atau buatlah kelompok anda menjadi yang paling tinggi
@ Buatlah lingkaran kelompok besar.
Catatan :
1. Jangan memberi komentar bahwa mereka berhak menggunakan apa saja untuk menang dan menjadi kelompok yang tertinggi, terlebar dan terpanjang. Misalnya jika saat lomba ada peserta laki–laki yang sampai melepas kaos kaos untuk digunakan sebagai penyambung tangan supaya barisannya paling panjang. Biarkan saja, itu hak dia untuk secara kreatif memenangkan lomba.
2. Jika selesai permainan, anda bisa menanyakan, misalnya ; “kenapa kelompok A bisa mancapai panjang hingga ke luar ruangan padahal anggotanya sama-sama 5 orang, itu untuk membuat peserta menikmati permainan dan melihat sesuatu yang tidak sekedar permainan”.


You Might Also Like :


0 comments: